|
Psychological Benefits of Carrying Your Baby in an Over the Shoulder Baby Holder - A randomized controlled test reported in Pediatrics showed that carrying babies in the manner we promote reduces crying and fussiness 43% during the day and 51% at night.
- The less frustrated babies (and less frustrated parents) are less often the victims of child abuse.
- Some level of distress is inevitable and unavoidable for the newborn, but the excessive distress commonly found in infants prenatally exposed to drugs places extra demands on their parents and other caregivers. The ability to calm an infant is important for parent/infant attachment. A calmer, less irritable infant feeds better, is more socially responsive, and more likely to develop better parent/infant relationships.
- A baby is unable to discharge its own energy when it is laying on its back looking at the ceiling or the inside of a stroller bonnet. When carried in an Over the Shoulder Baby HolderTM the baby shares in your walking, talking, working, laughing, playing and is able to discharge that energy in the most pleasurably way.
- Studies with monkeys have shown those deprived of touch have more difficulty coping with stress than those who are held. Stress is known to cause diseases in humans. Carried babies see and experience the world, they participate with their parent, develop their senses faster, cry less, learn more, and thrive better because they are less bored and more relaxed and secure.
|
|
Read more...
|
|
Prosedur Membawa ASI Bagi mommies yang harus travelling selama masa menyusui, mungkin prosedur berikut bisa membantu: ASI yang ada dikulkas ini adalah hasil pindahan dari ASI yang tadinya di hotel, aku jadikan satu dengan ASI yang ada ditempat kerja karena rencana pulang ke Jakarta langsung dari tempat kerja. Semua disusun rapi di freezer.Pas sudah mau pulang, hancurkan es untuk dimasukkan kedalam coolbox.Dasar coolbox dilapisi dengan ice blue.Kemudian beri es batu yang sudah dihancurkan.Susun kantong-kantong ASI dengan rapi supaya semua ASI muat didalam coolbox tersebut. Lalu beri es batu diatasnya.Tutup kembali bagian atasnya dengan ice blue.Jangan lupa pas check-in di airport informasikan kalau kita akan membawa coolbox ASI hand carry dan minta mereka menginformasikan hal tersebut ke gate terakhir, untuk mengantisipasi segala pertanyaan yang mungkin ada nantinya.Alhamdulilah ASI yang kubawa pulang bisa ikut bersama dengan barang-barang lain di cabin pesawat. |
|
Baca Selengkapnya
|
Alat-alat "tempur" bersama ASI Seperti posting aku sebelumnya, travelling bersama ASI emang susah-susah gampang. Ini dia alat-alat yang selalu menyertai aku dan akan terus bersamaku hingga Agustus mendatang. Mudah-mudahan ini dapat membantu momy-momy yang punya nasib sama, harus bepergian ninggalin bayinya. |
|
Baca selengkapnya
|
ASI tersebut berhasil kubawa pulang Alhamdulillah, tak henti-hentinya aku mengucap syukur setelah berhasil melewati x-ray terakhir sebelum memasuki badan pesawat. Beberapa waktu yang lalu aku sempat bertanya kiri kanan mengenai bagaimana caranya supaya ASI yang sudah aku perah selama perjalanan bisa lolos masuk cabin dengan cooler tanpa masalah. Kekhawatiran tersebut karena belakangan airlines memberlakukan batasan membawa liquid kedalam cabin. Sambil duduk tenang didalam pesawat aku mencoba menceritakan kembali pengalaman yang baru saja terjadi, siapa tahu suatu saat nanti ada momy yang melakukan travelling dan berencana membawa ASI pulang untuk oleh-oleh si kecil. |
|
Baca selengkapnya
|
|
|
|
|
|